Info Kapal

Ridwan Garcia blog

Basic ASD Tug System

csm_Sanmar_terminal_tug_Rastar_2900_SX_199dad14f5Posted By Capt. Ridwan M.Mar

Perkembangan dunia maritim industri terus menciptakan inovasi baru, yang mana tujuannya menciptkan suatu system kerja yg effisien, cepat dan aman. ASD System sudah sangat lama sekali di gunakan, dan system ini juga terus berkembang dan terus di inovasikan cara kerjanya.

jika di kombinasikan dengan system komputerisasi dan alat alat navigasi lain maka akan sangat mudah sekali dalam pegoperasianya. seperti contoh pada cara kerja dikapal Dynamic position ( DP system ) dimana posisi kapal dapat di setting dengan muda sekali sesuai keinginan dari navigator.

Saat ini saya hanya mau membahas tentang ASD system, banyak yang belum memahami tentang cara kerja dari system ini . sebagai referensi untuk sahabat pembaca agar dapat memahami, apa itu ASD?

ASD adalah Azimut Stern Drive dimana posisi baling baling kapal yg ada di atas kapal seperti harbour tug atau di supply boat (DP) letak dan penempatan dari posisi baling baling ganda ini, di tempatkan di belakang dekat dari buritan kapal. Karena letak dan penempatan dari baling baling berseta kort nozzel nya berada di belakang maka pabrikan tsb memberikan nama dengan dgn sebutan ASD System yang mana pusat kekuatan dari gaya pendorong kapal berada pada bagian belakang dan baling baling ganda ini juga dapat berputar 360 derajat. jadi gaya pendorong dari proppeller kapal ini dapat berputar ke semua arah sesuai perintah dan keinginan navigator saat bermanouver.

Dengan kemampuan yang lincah dan cepat dan dapat di control dengan sangat cepat dan aman, sehingga kapal jenis ini sangat dapat di percaya dapat melakukan tugas tugas kerja navigasi dan bermanouver di tempat yg sangat sulit dan dapat di kendalikan dgn sangat mudah di bandingkan cara kerja kapal konventional yg mengunakan baling baling tunggal atau ganda.

Dan akan lebih baik lagi jika kapal dari jenis ASD ini ada penambahan mesin pengerak di depannya yaitu bow thruster engine. Dengan ada penggerak di dapan akan sangat mudah dan more effective. Bisa juga class ini sudah masuk dan dinamakan semi dynamic system jika di tambahkan konsul pengontol yg bisa di satukan cara kerjanya antara mesin depan dan belakang.

Dengan ASD system ini pekerjaan yg sulit akan sangat mudah sekali di atasi seperti pekerjaan anchor job karena akan lebih mudah di bandingkan dengan kapal jenis kovensional

Dan kapal jenis seperti ini sangat baik untuk beroperasi di lepas pantai untuk melayani operasi di daera perminyakan lepas pantai dan untuk semua kerja di offshore seperti rig move. ploting postion, atau loading , offloading di lepas pantai , STS operation dan lainya

System dari dari pada ASD ini di kenal beberapa jenis mesin yg di pakai tergantung dari jenis pabrikannya. system ini bisa mengunakan Schottel yang mana bisa mempunyai dua kreateria baik yang mengunakan cara kerja fix proppeller dan mengunakan system CPP di mana daun dari baling baling kapal bisa dapat berubah sudut . dan ada juga yg mengunakan system dari Aqua Master. Pada System ini cara kerja hampir Sama dengan system dari CPP di schottle di mana tekan Rpm proppeller dapat di control sampai zero Rpm dan pitch hanya perbedaan dari kedua system ini jika pada Aqua master system ini posisi dari baling baling bekerja tetap Tampa perubahan sudut dari daun baling baling. Dan cara kerja tekanan pengerak nya juga berbeda pada schottle mengunakan system Air pressure dan Aqua master mengunakan system hydraulic.

Cuma ada penambahan control di ruang kendali anjungan kapal pada handle kemudi di lengkapi dgn system omega clutch dimana tekanan rpm kapal dapat di control sampai posisi netral, stay zero. Dgn adanya Omega clucth ini akan sangat membantu kapten kapal yg tujuannya mempermudakan Nakhoda kapal bermanouver dgn speed yg renda sehingga pergerakan kapal dapat di kendalikan sesuai lokasi kerjanya.

Ada juga kapal yg mengunakan system dari joy stick dari zet peller ini biasanya penempatan dari handle konsul kendali di anjungan kapal terletak antara RPM dan joy Stick terpisah kiri dan kanan tujuan dari penempatan tersebut untuk mempermudah pengontrolan kemudi kapal.

Dan ada juga kapal yg mengunakan dengan system Tractor tug dari zet peller dimana letak posisi dari proppeller kapal sebagai gaya pendorongnya berada di tengah tengah badan kapal. dan ada juga kapal yg letaknya sama di tengah badan kapal yaitu pada system voith schneider propeller. Pada system voith ini. Bukan class dari ASD. Kenapa voith berbeda dan tak termasuk sebabkan daun baling baling yg di gunakan sangat berbeda tipe dan arah dari gaya pendorong yg sangat jauh berbeda. Karen bentuk dan design yg berbeda dari jenis propeller yg di pakai. Juga system dari alat kontrol kemudi yg sangat berbeda.

Voith dan tractor sangat berbahaya jika pakai pada perairan yg dangkal karena letak dari posisi baling baling yg mengantung Dan kurang terlindungi seperti pada ASD system yg lebih aman di perairan yg agak dangkal.

Dan ada lagi system eco tug dimana kapal tersebut mengunakan 3 system proppeller yg dapat berkerja 360 pada 3 proppellernya. Kalau bisa di bilang kapal ini sebenar Sudah class DP hanya saja harus di lengkapi dgn system DPnya jadi cara kerja pengoperasian kapal ini hanya mengunakan cara system kerja manual di mana di butuhkan skill dan capability dari nakhodanya.

sebagai pengenalan dari basis ASD bisa kunjungi youtube dibawah ini. Semoga bermanfaat.

Ridwan Garcia

Tanger Med 2 ,Morocco July 2019

Aug 3, 2019 - Posted by | arsip lama, Mooring and Towing

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: