Info Kapal

Ridwan Garcia blog

SMS on board

ismPosted by : Capt. Ridwan Garcia M.mar

Istilah perkapalan kadang kita menyebut SMS itu bukan “short message service” tetapi “Safety management system”. orang kapal pasti tahu hal ini karena banyak sekali istilah perkapalan yg orang awam tak akan paham. Di atas untuk menjamin keselamatan sebuah pelayaran, management perkapalan berjalan effective dan sistimatik harus ada guideline untuk itu.

Safety management system ini lahir akibat keresahaan dan kegundahan para pemilik kapal, organisasi maritim dalam hal ini IMO. banyak kecelekaan kapal tentu saja harus di evaluasi. dan bagaimana mana mengevaluasi ini. saat itu dunia maritim belum ada panduan yg jelas. dan resiko kecelakaan semakin tahun semakin tinggi, pencemaran di laut dan polusi semakin meningkat. IMO melalui ISO 1902 membuat system untuk Safety preventing and Pollution, karena hampir 80 % kecelakaan di laut di sebabkan Human error. IMO Start to Develop safety management system code, prosedure and requirment. yang cocok untuk kebutuhan dunia maritim.

Solas 1974 (safety of life at sea) di adopsi tahun 1994 mengatur standar keselamatan pelayaran dalam 3 hal aspek yaitu kontruksi kapal, peralatan, dan operasional di dalam operasional di butukan operating procedure management untuk di terap di atas kapal untuk mengurang kecelakaan di laut. maka lahirlah ISM code pada tgl 25 Nov 1995 dan enter to force from 1 July 1998.  inilah yg menjadi paduan bagi kita sebagai pelaut.Di dalam SMS code di berikan panduan ke ship owner /Club (P&I)

  1. Disclosure
  2. Company procedure
  3. Commitment
  4. Decision making
  5. Written instruction
  6. Level of Authority
  7. Logistical Support
  8. Emergency Procedure
  9. Complaint
  10. Verification

Isi dari ISM code ada 16 Element aku ambil singkatnya saja

  1. General
  2. Safety and environmental protection policy
  3. Company responsibility and authority
  4. Designed person ashore
  5. Master’s responsibility and authority
  6. Resources and personnel
  7. shipboard operation
  8. Emergency prepardness
  9. Report and analysis of non conformity and hazard occurences
  10. Maintenance of the ship and equipment
  11. Documentation
  12. Company verification review and evalution
  13. Certification and periodical verification
  14. interim certification
  15. Verification
  16. Forms of certification

begitu banyak requirment yg harus d penuhi agar ada link and match.  IMO memberikan jembatan antara hubungan shore base management dan vessel management agar nyambung istilahnya.  dimana di tempatkan seorang DPA (designed person ashore)  yg berdiri independent yg mempunyai akses langsung ke Top level management di shipping company. keluhan kekurangan, dan masukan juga solusi yg terbaik  dari informasi anak buah kapal kapal bisa langsung ke CEO. istilah memotong jalur birokrasi.

Posisi DPA sangat penting karena dia  is the keystone to provide the structure and support for efficient and effective safety management system on board vessel.

Pemerintah indonesia juga telah meratifikasi ISM code dan menerbitkan PM Nomor 45 tahun 2012 ( Tentang Management keselamatan kapal ) ISM code ini wajib untuk :

  1. Kapal penumpang, termasuk kapal penumpang kecepatan tinggi semua ukuran
  2. Kapal tangki minyak, kapal tangki pengangkut bahan kimia dan pengangkut gas dengan ukuran ≥ 150 GT
  3. Kapal barang lainnya, kapal barang kecepatan tinggi, kapal pengangkut curah, kapal ikan, MODU dan unit FSO atau FPSO termasuk tongkang berawak dengan ukuran ≥ 500 GT

Di bawah itu boleh saja mengikuti jika perusahaan mau. karena system ini baik dan bagus sekali dan bisa mem reduce human injury and lost of life. perusahaan pelayaran yg telah menerapkan SMS ini mempunyai acuan   dan standarisasi juga target . target itu bisa dilihat sukses jika perusahan menerapkan KPI (key performannce indicator)  sebagai matrixnya . perusahaan akan lebih senang ada nya laporan Nearmiss ratusan banyak dari pada Accident atau ribuan proactive report yg kita buat dari pada Accident karena semua perusahaan pelayaran international akan menghindari LTA (lost time injure)

Kapal yang telah memenuhi persyaratan manajemen keselamatan dan pencegahan pencemaran dari kapal akan diberi sertifikat

  1. Dokumen Penyesuaian Manajemen Keselamatan (Document of Compliance/DOC) untuk perusahaan. DOC ini hanya untuk satu type saja jika untuk kapal container ya container. atau bulk carrier ya bulk carrier.
  2. Sertifikat Manajemen Keselamatan (Safety Management Certificate/SMC) untuk kapal

DOC dan SMC berlaku untuk 5 tahun period. perusahaan baru bisa mendapatkan DOC setelah menjalan ISM Code selama 3 bulan dan boleh mengajukan permohonan ke BIRO KLASIFIKASI di indonesia kita bisa pakai BKI hanya sayang nya BKI sampai saat ini belum masuk menjadi anggota IACS untuk kapal kapal indonesia yg operasi di indonesia lebih baik pakai BKI sudah cukup dan di akui pemrintah Indonesia  dan status BKI  saat ini sudah RO ( Recognized Organization).

kalau kapal operasi di luar negeri yang terbaik  harus di survey oleh Clasification under IACS seperti LR, ABS, BV, NKK, DNV GL dan seterusnya. atau pakai double class survey. karena survey BKI belum di akui dunia khususnya Eropa.

kalau kapal sudah mempunya SMC ini menyatakan bahwa kapal dan perusahaan telah memenuhi ketentuan IMO. Negara kita memang masi terlambat dalam memenuhi kententuan dan aturan main international. ambil contoh kalau aku survey kapal di indonesia setelah kita naik atau lakukan pengecekan masi sangat banyak temuan yg aku dapat di lapangan tidak memenuhi standar. baik itu kapal tanker, kapal cargo dan lainya. tapi tak semua perusahaan indonesia semua begitu yg sudah foreign going tentu saja mereka mempunyai class yg berbeda.

aku perna survey sebuah kapal di Merak ini adalah kapal Tug boat and barge. saat aku check kapal itu tak punya sounding table. dan yg paling surprise saat aku check antara koneksi dari main towing line dgn tali cabang . bukan mengunakan Schakle tapi menggunakan messager line kurang lebih 10 meter yg di belitkan dan di sambungkan. aku betul betul kaget karena kita biasa lakukan sesuai procedure stnadar international karena menyangkut asuransi.

Karena status kita sebagai orang ketiga dan juga perusahaan yg memakai jasa kita dan pemilik kapal  sudah biasa dan diantara  mereka tak ada masalah. Ya mau tak mau aku  mengiyakan karena sudah menjadi kesepakatan mereka.  kalau aku Flasback ke Saudi Aramco jika ada perusahaan yg mau kapalnya di pakai Aramco. ada deficiency itu harus selesai. dan tak akan di approval.  kapal aku sampai balik lagi ke galangan kapal hanya untuk perbaikan dan kadang sampai satu bulan kita pastikan benar benar selesai semua. dan perusahaan pun tak ada pilihan karena itu aturan main. mau dapat ikan besar umpan harus besar.

Maka dari itu SMS di atas kapal harus di jalankan dengan benar. dan itu harus di biasakan oleh pelaut indonesia latihan  sebelum mereka masuk ke perusahaan luar negeri.  safety management harus di lakukan sesuai company procedure dan kegiatan emergency drill di lakukan sesuai matrix, procedure dan work permit di gunakan dalam kegiatan harian di atas kapal. familiarization untuk visitor atau crew baru harus di lakukan induction di jelaskan letak dari alat alat LSA dan lokasi Muster point letak dimana. emergency procedure di jelaskan dengan baik jika kapal dalam keadaan darurat. laporan proactive, safety area inspection, nearmiss, accident dan laporan lainya seperti daily vessel report, noon position, PMS defect report, Transmittal, petty cash, handed over dan lainya harus di lakukan sesuai Vessel instruction Manual.

jika semua bagian dari sms ini di jalan dgn baik diharapkan kapal akan dapat  mencapai ZERO Accident. dan jika masi ada masalah kita bisa mereview di mana letak  kekurangan tersebut dan juga kita bisa mengambil tindakan yg tepat dan sesuai kebutuhan.  pekerjaan sms dapat di jalankan dgn baik akan membuat kita sangat nyaman dan siap. karena kapal dalam keadaan siap sedia sewaktu  waktu kapal dan dimana saja kita singgah PSC/port state control akan datang melakukan inspection. kita sudah dalam keadaan siap sedia tentu kita akan percaya dan tak ragu karena peroidical internal inspection kita lakukan secara berkala sebelum mereka datang ke atas kapal. tapi kalau anda tidak dalam keadaan siap dan juga lalai. bisa kapal anda akan di tahan dan bahkan kalau crew kapal tidak competent bisa di pulangkan sudah major non conformity.

IMO menampung semua keinginan negara anggota dan juga melindung kapal muatan dan crew juga pencemaran di laut. itu sebabnya convention international mewajib akan hal ini.

ingat tujuan dari ISM code adalah To provide an international standard for the safe management and operation of ships and for prevention of pollution. Main objectives are to ensure safety at sea, prevention of human injury or loss of life, and avoidance of damage to the environment

patuhi aturan main di atas kapal karena lack of attention dan kemalasan anda sebagai seorang pelaut profesional di dunia international membawah nama bangsa indonesia, harga diri kita dan bangsa sebagai taruhannya. lakukan yg terbaik insyallah anda akan dapatkan reward dari hasil kerja anda, dan ada istilah  “kerja keras yg kita lakukan tidak akan menghianati hasil akhirnya”.

Terima kasih buat anda yg telah mengujungi blog ini, Salam Hangat.

 Ridwan Garcia

Morocco 09 Nov, 2019

Nov 10, 2019 - Posted by | ISM CODE

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: