Info Kapal

Ridwan Garcia blog

Electronic Chart Display and Information System (ECDIS)

Posted by Capt. Hadi Supriyono, MM, M.Mar
Pendahuluan
Pada tanggal 13 September 2012,International Maritime Organization(IMO) memberitahukan melalui situsnya www.imo.org, tentang pemberitahuan yang disampaikan oleh para pembuat (produsen) Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) bahwa terdapat versi yang terbaru tentang perangkat lunak ECDIS untuk mengoperasikan peralatan. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan kesulitan2 yang terjadi pada penggunaan perangkat lunak dengan menggunakan versi lama, yang selama ini dialami dalam pengoperasian ECDIS di atas kapal.
Informasi tentang perangkat lunak versi terbaru ini juga akan di beritahukan melalui situsInternational Hydrographic Office (IHO), termasuk link terkait, agar kapal2 dapat mengunduhnya. Para produsen ECDIS juga berjanji bersedia bekerja sama dengan semua pemerintah negara pihak SOLAS untuk membahas dan menyelesaikan masalah ini hingga jangka waktu yang panjang.

Sep 20, 2012 Posted by | GMSS | Comments Off on Electronic Chart Display and Information System (ECDIS)

Selayang pandang LRIT

Posted by Capt. Hadi Supriyono, MM, M.Mar
Komite Keselamatan Maritim IMO (Maritime Safety Committee – MSC), pada sidangnya yang ke 81 bulan Mei 2006 telah melakukan penerimaan terhadap peraturan baru tentang Long Range Identification and Tracking of Ships, yang kemudian dikenal dengan LRIT, termasuk standard kinerja dan persyaratan rinci tentang sistim yang digunakan.
Sekilas tentang sistim LRIT
Sistim LRIT terdiri dari:
1.     Pesawat pemancar di kapal,
2.     Penyedia layanan komunikasi (Communication Service Provider – CSP),
3.     Penyedia layanan penggunaan (Application Service Provider – ASP),
4.     Pusat data LRIT (LRIT Data Centre – DC), termasuk sistim monitor kapal-kapal (Vessel Monitoring System – VMS),
5.     rencana distribusi data LRIT (LRIT Data Distribution Plan – DDP) dan
6.     Pertukaran Data Internasional (International LRIT Data Exchange – IDE).
  Continue reading

Sep 1, 2012 Posted by | GMSS | , , , , , | 1 Comment

Indonesia di sidang COMSAR IMO

Posted by Capt. Hadi Supriyono, MM, M.Mar

1. Pada tanggal 7 – 11 Maret 2011, International Maritime Organization (IMO) telah menyelenggarakan sidang Sub-committee on Radiocommunication and Search and Rescue sesi ke 15 (COMSAR 15). Sidang ini adalah sidang regular IMO yang diselenggarakan satu kali setiap tahun. Hasil sidang COMSAR akan dilaporkan ke sidang Maritime Safety Committee (MSC) untuk pengesahan.

2. Tugas Sidang COMSAR adalah membahas dan menyiapkan konsep2 perobahan konvensi, konsep circular, dan konsep text assembly resolution, tentang pengaturans terkait dengan komunikasi radio maritime khususnya GMDSS (Global Maritime Distress and Safety System) dan pengaturans terkait dengan prosedur dan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap jiwa manusia di laut (SAR). Sidang COMSAR juga menyiapkan konsep posisi IMO pada sidang2 di ITU (International Telecomunication Union), IMSO (International Mobile Satellite Organization) dan ICAO/IMO Join Working Group.

3. Konvensi-konvensi dan Code IMO yang terkait dengan tugas sub-committee COMSAR adalah International Convention on SAR (SAR Convention), International Convention on Safety of Life at Sea (SOLAS), Code for Life Saving Appliances (LSA Code), Code for International Ships and Port Facility Security (ISPS Code), Global Maritime Distress and Safety System Manual (GMDSS Manual), dan International Aeronautical Maritime Search and Rescue Manual (IAMSAR Manual), serta berbagai resolusi IMO tentang komunikasi radio maritime dan SAR.

4. Sesuai dengan agenda ke 14 sidang COMSAR 15, sub-committee telah melaksanakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Sidang untuk periode tahun 2012. Terpilih sebagai Ketua adalah Comodor Carlos Salgado dari Chile, dan sebagai Wakil Ketua adalah Capt. Hadi Supriyono, Atase Perhubungan KBRI London.

5. Pencalonan Capt. Hadi Supriyono adalah atas usulan delegasi Nigeria dan Canada. Pencalonannya mendapatkan dukungan dari seluruh delegasi yang hadir pada sidang COMSAR 15 (penerimaan secara aklamasi). Beberapa delegasi dari negara yang hadir yang sempat menyampaikan dukungannya adalah: Ukraina, Korea Selatan, Bahama, Singapura, Spanyol, Iran, Chile, United Kingdom, Afrika Selatan, Jerman, China, dan Cyprus. Beberapa Negara lain seperti Marshall Islands, Morocco, Norwegia dan Thailand juga berkeinginan menyampaikan dukungan namun waktu yang terbatas, akhirnya sidang memutuskan untuk dipilih secara aklamasi.

6. Dengan terpilihnya delegasi dari Indonesia menjadi Wakil Ketua salah satu sidang tetap/regular IMO, diharapkan akan memberikan nilai tambah terhadap Pemri, khususnya terkait dengan pencalonan kembali Pemri sebagai anggota Dewan IMO (IMO Council member) yang pemilihannya akan dilaksanakan bersamaan dengan sidang Assembly IMO ke 27 bulan November 2011 yang akan datang, mengingat ini adalah pertama kali Indonesia mendapatkan tempat sebagai Wakil Ketua salah satu sidang IMO yang dilaksanakan secara regular.

Akhirnya, penulis menyampaikan terima kasih kepada teman2 semua. Terima kasih atas dukungan dan do’a nya…..Mudah2an saya mampu melaksanakan amanat yang tidak ringan ini….Amiin YRA.

Apr 27, 2011 Posted by | GMSS | | Comments Off on Indonesia di sidang COMSAR IMO

System dan Perlengkapan GMDSS

System komunikasi keselamatan dan marabahaya maritime.  khususnya untuk kita pelaut harus benar benar memahami dgn benar pemanfaatan dan cara pengoperasian yg benar, semua alat alat GMDSS. sebagai mana kita ketahui. GMDSS di bagi dalam 4 area. yaitu area A1,A2,A3, dan A4. bagi kapal kapal yg berlayar di area tersebut jelas dalam peraturan di bedakan peralatan apa yg harus di lengkapi di atas kapal. system kerja dan pemancaran dan bagaimana prosedur yg benar harus di pahami dgn baik. dari berita distress. safety dan routine .pelaut harus bisa mengirimkan skema yg benar dalam pemberitaan keselamatan dan marabahaya komunikasi ke kapal atau ke stasiun pantai  malam ini aku hanya mau memasuki 1 file video kirim Capt. Hadi Spriyono MM Mar. bagi yg masi awam dan ingin mengenal alat alat GMDSS  bisa melihat video di bawah ini. sebenar aku lagi kurang mut. maklum baru handover kapal. jadi masi sibuk sekali.  semoga video di bawah bermanfaat.

Jan 11, 2011 Posted by | GMSS | | 1 Comment

Non-GMDSS VHF Radiotelephone Procedures

Jika timbul kesulitan bahasa digunakan TABEL 2 dan 3 di bawah ini, mengirimkan kata Interco untuk menunjukkan bahwa pesan akan dalam International Code of Signals. Panggil surat-surat seperti TABEL 1. Memanggil nomor sosok oleh sosok seperti TABEL 1.
TABEL 1 – Fonetis alfabet & Gambar-Ejaan Tabel (Mei akan digunakan ketika transmisi bahasa sederhana atau kode)

Surat Kata Diucapkan
A  Alfa                 ALFAH
B  Bravo              BRAH VoH
C  Charlie           CHAR LEE
D  Delta              DELL TAH
E  Echo               Ek COH
F  Foxtrot           FOKS Trot
G  Golf                GOLEF
H  Hotel              HOH TELL
I   India           IN DEE AH
J  Juliet                JU LEE Ett
K  Kilo                KI LOH
L  Lima                LEE MAH
M  Mike              MAIK
N  November      NO VEM BER
O  Oscar            OSS CAH
P  Papa               PAH PAH
Q  Quebec          KEH Beck
R  Romeo           ROW ME OH
S  Sierra              SE  RAH
T  Tango             TANG GO
U  Uniform          UNEE FORM
V  Victor            Vik TAH
W  Wiski            Wiss KI
X  X-ray            Eks RAY
Y  Yankee         YANG KI
Z  Zulu               ZOO LoO

CATATAN: suku kata yang akan ditekankan adalah dalam huruf tebal.

Gambar atau tanda
untuk ditularkan                                 Kata                          Diucapkan
0                                       NADAZERO            NAH-DAH-Zay-ROH
1                                       UNAONE                 YU-NAH-Wan
2                                       BISSOTWO             BI-SOH-TOO
3                                       TERRATHREE           TIRA TE RI
4                                       KARTEFOUR            KAR-TE FOR
5                                       PANTAFIVE             PAN-TA PAIP
6                                      SOXISIX                    Sok-SEE-SIK
7                                      SE1lESSEVEN            SEK SE SEPEN
8                                      OKTOEIGHT              OK-toh-AIT
9                                      NOVENINE                 NO-VE-NAIN
Desimal Point                          DECIMAL                    DE-SEE-MAL
Full Berhenti                            STOP                           STOP

CATATAN: Setiap suku kata harus sama-sama ditekankan.

OVER = Mesage berakhir, jawaban yang diminta
OUT = Pesan berakhir, tidak menjawab permintaan

TABEL 2 – Posisi dalam Kode dari Kode Internasional Sinyal

1) Oleh Bearing dan Jarak dari Landmark.
Kode huruf A (Alfa) diikuti oleh tiga kelompok angka baringan sejati benda darat;
Nama benda darat;
Kode huruf R (Romeo) yang diikuti oleh satu atau lebih angka-angka untuk jarak dalam mil laut.

atau

2) By Latitude dan Longitude.
Lintang: Kode huruf L (Lima) yang diikuti oleh empat kelompok angka (2 angka untuk Degrees, 2 angka Menit) dan baik – N (November) untuk Lintang Utara, atau (Sierra) untuk Lintang Selatan.
Longitude: Kode huruf G (Golf) diikuti dengan angka lima kelompok; (3 angka Degrees, 2 angka Menit) dan baik – E (Echo) untuk Bujur Timur, atau W (Whiskey) untuk Bujur Barat.

TABEL 3 – Nature of Distress dalam Kode dari International Code of Sinyal

Kode Surat            Kata-kata yang akan                    Transmitted Teks Sinyal
AE                           Alfa Echo                     saya harus meninggalkan kapal saya
BF                           Bravo Foxtrot               Pesawat terbang yg memberikan posisi yang ditunjukkan membutuhkan bantuan segera
CB                        Charlie Bravo                 saya memerlukan segera bantuan
CB6                       Charlie Bravo Soxisix     Saya membutuhkan bantuan segera. Aku terbakar
DX                         Delta X-ray                   saya tenggelam
HW                        Hotel Whiskey               saya bertabrakan dengan surface craft

Jawaban untuk Kapal dalam bahaya

CP                        Charlie Papa                   Saya melanjutkan bantuan Anda
ED                        Echo Delta                      Signal anda tak dapat di pahami
EL                         Echo Lima                      Ulangi posisi bahaya anda

CATATAN: dari daftar yang lebih komprehensif sinyal dapat ditemukan dalam International Code of Signals.


CONTOH dari berita bahaya
1. Bila memungkinkan, mengirimkan ALARM SIGNAL diikuti oleh kata-kata yang diucapkan Mayday Mayday Mayday …… (nama kapal yang diucapkan tiga kali, atau dieja kapal Kode panggil tiga kali dengan menggunakan TABEL 1 ) Mayday …… (nama atau Kode panggil kapal) Interco Nadazero Unaone Alfa Romeo Pantafive Ushant Delta Kartefour Nadazero X-ray “(Kapal) in Distress Posisi 015 Derajat Ushant 40 mil aku tenggelam.”

2. Bila memungkinkan, mengirimkan ALARM SIGNAL diikuti oleh kata-kata yang diucapkan Mayday Mayday Mayday …… (nama kapal yang diucapkan tiga kali, atau dieja kapal Kode panggil tiga kali dengan menggunakan TABEL 1 ) Mayday …… (nama atau kapal Kode panggil) Interco Lima Pantafive Kartefour Bissotwo Pantafive November Golf Nadazero Unaone Soxisix Terrathree Terrathree Whiskey Charlie Bravo Soxisix. “(Kapal) in Distress 54 25 Lintang Utara 016 33 Bujur Barat saya memerlukan bantuan segera, saya terbakar.”

NAMA KAPAL ……………………………. Kode panggil …………………………………

PROSEDUR transmisi Distress(Untuk digunakan hanya bila dalam keadaan bahaya dan SEGERA BANTUAN diperlukan)
1. Pastikan pemancar diaktifkan dan set ke VHF Channel 16.
2. Kemudian berkata:
Mayday Mayday Mayday
INI ……………………………………….. (Kapal nama atau Kode panggil 3 kali)

Mayday diikuti oleh nama kapal atau Kode panggil
POSISI …………………………………………. …………………………………….
SIFAT Distress ……………………………………….. …………………..
AID REQUIRED ………………………………………… ……………………
JUMLAH ORANG-ORANG TENTANG DEWAN dan USEFUL INFORMASI APAPUN ………………………………….. ………………………..
OVER

3. Mendengarkan jawaban dan jika tidak ada mendengar ulangi prosedur di atas.

CONTOH:
“Mayday, Mayday, Mayday,
Ini adalah teladan, teladan, teladan,
Mayday, teladan, Posisi 54 25 Utara 016 33 Barat,
Perahu terbakar dan tenggelam, saya memerlukan bantuan segera,
4 orang di kapal, sedang mengambil sekoci, OVER. ”

PENERIMAAN BERITA BAHAYA,  BERITA PETING DAN PESAN KESELAMATAN

Setiap pesan diawali oleh salah satu pro-kata berikut keprihatinan Keselamatan. Jika Anda menerima pesan yang diawali dengan salah satu dari mereka memberi perhatian khusus dan jika mungkin menuliskannya. Selalu mengizinkan sedikitnya 3 menit untuk Stasiun Coast untuk menjawab sebelum menjawab.

Mayday Berarti bahwa kapal, pesawat terbang, kendaraan lain atau orang / s adalah dalam kuburan dan bahaya dan memerlukan bantuan segera.

Mayday RELAY Berarti bahwa stasiun memanggil menyampaikan pesan dari kapal, pesawat terbang, kendaraan lain atau orang / s dalam kuburan dan bahaya dan memerlukan bantuan segera.

PAN-PAN Berarti bahwa stasiun pemanggilan memiliki pesan penting tentang keselamatan kapal, pesawat terbang, kendaraan lain atau orang / s.

PAN-PAN Medico Berarti bahwa stasiun pemanggilan membutuhkan bantuan medis atau saran.
Sécurité Berarti bahwa stasiun pemanggilan memiliki pesan tentang keselamatan navigasi atau memberi peringatan meteorologi penting.

Berikut kata-kata pro akan diteruskan jika Anda mengganggu transmisi selama situasi tertekan
SEELONCE Mayday Berarti bahwa stasiun pengendali, dalam situasi kesusahan kepada Anda untuk memulai dan mempertahankan keheningan radio. Setelah menerima pesan ini harus menghentikan transmisi.

SEELONCE Distress Berarti bahwa stasiun kapal (yang mungkin terlibat dalam suatu situasi bahaya) kepada Anda untuk memulai dan mempertahankan keheningan radio. Setelah menerima pesan ini harus menghentikan transmisi.

 

Sep 20, 2009 Posted by | GMSS | Comments Off on Non-GMDSS VHF Radiotelephone Procedures